Ayah, Kompak, yuk!

08.35

Sudah menjadi aturan umum, Ayah mengambil peran di luar   rumah dan Ibu di dalam. Bukan tanpa alasan aturan tersebut terbentuk, selain karena lebih mengerti apa yang dibutuhkan
bayi, Ibu juga merupakan makhluk yang multi-tasking atau bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Berbeda dengan Ayah, yang memang terbiasa berfokus pada satu hal dalam satu waktu.


Bisa dibayangkan jika Ibu dan Ayah bertukar peran? Sang bayi mungkin terurus dengan baik, karena itulah yang menjadi fokus Ayah. Tapi, apakah pekerjaan rumah lainnya juga bisa terpegang olehnya? belum tentu, ya. Sejak dalam kandungan, lalu masa pemberian ASI (Air Susu Ibu) hingga dua tahun, ibu lah sosok yang paling dikenal dan dekat dengan anak.

Tak ayal kedekatan inilah yang membuat Ayah merasa iri. Biasanya, berbagai cara akan dilakukannya untuk bisa mendekatkan diri dengan sang anak. Sayangnya, kebanyakan ayah melakukan pendekatan dengan cara ‘curang’, dengan cara mengambil celah aturan Ibu yang melarang anak untuk melakukan hal-hal tertentu dan Ayah membolehkannya.

Cara lainnya adalah selalu membiarkan anak berbuat salah dengan dalih ‘namanya juga anak-anak’ dan juga kerap kali membela ketika Ibu menegur kesalahannya. Dalam waktu singkat, anak akan lebih memilih untuk lebih dekat dengan Ayah dibanding Ibu karena merasa ‘bebas’ dari aturan.

Tapi, tahukah Ayah, ada efek domino dari itu semua? Anak akan terprogram untuk memilih tidak mentaati aturan dan bebas dalam bertindak. Kalaupun berbuat salah, ia tidak akan merasa bersalah sebab ada Ayah yang akan membelanya. Lebih jauh lagi, perkataan sang ibu tidak lagi dihiraukannya.

Ayah, kompaklah dengan Ibu dalam pola pengasuhan serta penetapan aturan/batasan yang harus dipatuhi anggota keluarga dan konsistenlah. Ibu, berilah ruang, waktu dan kesempatan, jika perlu, berilah bantuan kepada Ayah untuk membangun kedekatan dengan anak.

Orang tua yang kompak, lebih mudah dalam mendidik anak sesuai harapan dan anak pun akan tetap merasa bebas di dalam aturan yang ada.

Jadi, Ayah, kompak yuk!

======
Biodata Penulis
Sani Hasanah, lahir di Jakarta pada tanggal 29 Maret 1986. Alamat saat ini, Jl. H. Jairi no.17 RT005/02, Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta. Ibu dari 2 orang putra yang aktif sebagai konsultan nulis dan bisnis di Indscript Creative, sekaligus juga owner Bantal_mpuk serta Ibraqra baby needs & toys.    



You Might Also Like

0 komentar

Total Tayangan Halaman