Dapat Gaji Jutaan dari Nulis Artikel? Bisa!

09.15

Hai … saya seorang ibu rumah tangga, memiliki putri yang masih balita. Kok, cuma di rumah? Nggak cari kerja? Terkadang ada orang yang iseng bertanya. Jujur, ya, kalau ada pertanyaan semacam ini, bingung mau jawab apa. Jadi saya senyum-senyum aja, deh. Sebenarnya, saya ada kegiatan lain yaitu jadi penulis artikel freelance. Tapi sayangnya profesi ini kurang dikenal khalayak ramai. Jadi kalau saya jelaskan pun, bisa panjang kali lebar pembahasannya hehehe ….

Ok, lanjut! Saya mau iseng bercerita, nih. Kisah perjalanan saya nyemplung ke dunia penulisan artikel online. Awalnya saya aktif menulis cerita anak. Alhamdulillah beberapa sudah bertemu dengan jodohnya. Mulai dari Koran Suara Merdeka sampai Kompas Anak. 

Suatu masa datanglah kabar duka. Suami putus kontrak, tidak ada perpanjangan. Sembari mencari pekerjaan baru, suami saya bekerja serabutan. Kehidupan di rantau yang sulit dan kondisi ekonomi yang gonjang-ganjing memaksa saya putar otak,  memikirkan cara mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah, sebab suami melarang saya bekerja di luar. Hmm … aduh, pusing tujuh keliling. Aku harus apa? Harus gimana? Pertanyaan itu setiap hari lalu lalang di kepala saya.

Saya tidak pandai membuat kue, camilan, apalagi masak makanan utama yang lazis endol. Modal yang saya miliki hanya menulis dan sisa paket internet. Akhirnya saya memutuskan untuk mengunjungi Mbah Google dan … saya bertemu dengan sebuah artikel yang menjelaskan bahwa penghasilan tambahan dapat diperoleh dari menulis artikel online. Saya melihat ada beberapa lowongan penulisan artikel ketika mencari lewat situs-situs lowongan pekerjaan paruh waktu. Saya mulai membuat lamaran dan menyebar ke lowongan yang masih tersedia. Lama tak ada kabar. Suatu pagi saat cek email, ada lamaran yang diterima. Yippie! Girang bukan main.

Hari pertama saya bekerja sebagai penulis artikel online, masih sangat bersemangat. Berbeda dengan dunia penulisan cerita anak-anak yang selama ini saya geluti, menulis artikel terasa aneh bagi saya. Dari segi pemilihan kata, hingga adanya kata kunci di beberapa bagian artikel. Di perusahaan pertama ini saya bertahan enam bulan saja. Tidak kuat membuat artikel yang panjang dalam waktu singkat hehe …. Tetapi selama enam bulan perjalanan saya dengan perusahaan pertama, hasil yang didapat tiap bulan sungguh sangat membantu perekonomian keluarga. Kalau dompet sedang lapar, ada saja kiriman dari perusahaan tersebut, hasil menelurkan beberapa artikel. Alhamdulillah … bisa nyambung makan.

Setelah berhenti, ya, agak sulit lagi mengatur keuangan. Di kala susah seperti saat itu, saya benar-benar bersyukur ketika Allah memberikan saya pekerjaan baru. Email lamaran kerja sebagai penulis artikel freelance yang saya kirim ke sebuah perusahaan jasa penulisan artikel, akhirnya mendapat balasan. Singkat cerita, saya masuk dalam tim penulis artikel Indonesia. Beberapa proyek penulisan artikel pun saya dapatkan. Di perusahaan ini saya tak sekadar menulis saja, akan tetapi juga dituntut meningkatkan kualitas tulisan. Belajar lebih giat lagi tentang EYD dan cara menulis artikel yang baik. 

Bekerja dari rumah, tidak seperti bekerja di luar. Kita harus lebih pandai mengatur waktu. Apalagi saya ada balita. Terkadang jika tengah dikejar deadline, lembur malam juga saya lakoni. Selama hampir setahun saya bekerja di perusahaan kedua ini, akhirnya saya memutuskan untuk mundur. Kenapa? Why? Ono ono? Rempong amat pertanyaannya hehe …. Penyebabnya bukan karena gajinya kurang atau jenuh, ya. Saya hanya enggak mau mengerjakan sesuatu separuh hati. Ya, di tengah perjuangan dengan perusahaan kedua, ada beberapa orang teman yang meminta saya membuat artikel dan mengelola fanspagenya. Intinya ngisi fanspage biar lebih hidup gitu. Tadinya saya kira bisa mengerjakan artikel dari perusahaan dan fanspage dengan seimbang. Keduanya dapat berjalan selaras. Nyatanya tidak, Sodara-sodara! Saya kewalahan. Dan … keputusan terbaik menurut saya adalah keluar dari perusahaan. Sekarang saya masih mengisi beberapa fanspage, tetap menulis artikel, ngeblog, dan ngurus rumah. Ini ceritakuuu ^^

Ehem … jadi penulis artikel online menurut saya asyik banget! Dapet penghasilan tambahan yang lumayan plus ajang latihan konsisten nulis. Gimana enggak konsisten? Kita sudah dibayar buat nggarap proyek! Sering telat bin ngaret, nama kita bakal kena cat hitam! Saya bersyukur banget sudah pernah icip-icip nulis artikel yang dibayar recehan sampai ratusan ribu *moga-moga bisa dapat jutaan hehew #pletak.

Oke, sebetulnya saya juga belum lama tahu info ini. Ada media online yang berani bayar 1 artikel pendek sampe 50RIBU. Wuihh! Ini termasuk golongan keren nan lumayan. Bisa banget dapat jutaan dari nulis di sini, lho. Yuk, kita berbondong-bondong menyerbu lapak ini dengan artikel kece kita! Semoga para Emak khususnya, makin semangat nulis. Menelurkan karya terbaik, tetap konsisten, dan semangat!




You Might Also Like

0 komentar

Total Tayangan Halaman