Ini Toh Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga

08.41

Kisah-kisah romantis tentang pasangan hidup yang mendunia seperti Nabi Muhammad SAW dan Khadijah, pasangan selebritis yang rukun dan awet sampai maut memisahkan, hingga fairytale tentang Beauty and The Beast, Aladine dan Putri Jasmine dan kisah pasangan-pasangan romantis lain seringkali membuat iri atau mawas diri, mengapa tak bisa seromantis dan harmonis seperti mereka.

Iri atas kebahagiaan orang lain memang bukanlah hal yang patut dipertahankan. Namun jika sifat iri tersebut mendorong untuk berkaca dan memperbaiki diri, maka iri hati tersebut bisa menjadi sesuatu yang positif. Meski tidak bisa mempraktekkan seratus persen rahasia keharmonisan pasangan suami istri yang tercatat dalam sejarah, setidaknya kita mampu melakukan introspeksi dan berupaya untuk mewujudkan keharmonisan yang sama.

Kira-kira hal-hal apakah yang mampu menciptakan suasana romantis dan menjadi rahasia keharmonisan rumah tangga? Beberapa poin berikut patut dipertimbangkan sebagai upaya mewujudkan keharmonisan rumah tangga:

1. Take and Give
Rasa cinta tumbuh dari saling memberi dan menerima. Biasakan memberikan perhatian kepada pasangan meski dalam bentuk paling sederhana seperti kecupan hangat, hadiah kecil, kejutan manis. Jangan menuntut pasangan memberikan dan melakukan banyak hal tetapi kita sendiri tak pernah melakukan hal yang sama.

2.  Menerima Kekurangan dan Kelebihan
Salah satu hal terpenting dalam membina rumah tangga adalah menerima pasangan hidup dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Tidak adil jika hanya memandang sang pasangan dari kekurangannya karena akan berakibat meremehkan dan kurang menghormati keberadaannya. Kecenderungan mencari kekurangan dan kesalahan biasanya berdampak pada membandingkan sosok pasangan dengan orang lain dan berujung pertikaian hingga menyebabkan perselingkuhan.

3.  Menjaga Komitmen
Komitmen adalah kunci keharmonisan rumah tangga. Komitmen bisa diartikan sebagai kesetiaan kepada pasangan hidup hingga maut memisahkan atau persetujuan untuk mentaati perjanjian pranikah. Mungkin di awal pernikahan setuju untuk sharing masalah uang hasil kerja berdua dalam satu wadah tabungan atau kesepakatan mengenai cara mendidik anak dan berbagai hal penting lainnya.

4.  Memperbarui Rasa Cinta
    Banyak orang berpendapat bahwa semakin tua usia, semakin lama umur pernikahan maka hilangnya rasa cinta itu sudah biasa. Pasangan hidup pun tak ubahnya seperti teman. Pendapat demikian tidaklah sepenuhnya benar. Ada baiknya selalu berupaya untuk memperbarui rasa cinta misalnya dengan makan malam berdua, menghabiskan waktu dengan camping bersama pasangan atau menyusuri tempat-tempat penuh kenangan.


    =======

    Biodata Penulis

    Dwi Aprilytanti Handayani, Social media enthuasisme, buzzer, blogger, content writer. Ibu dari dua anak, senang menulis dan membaca. Blog pribadinya www.braveandbehave.blogspot.co.id Kadang menulis juga di Indoblognet dan Kompasiana. Bisa dihubungi di dwi.aprily@yahoo.co.id atau dwi.aprily@gmail.com

You Might Also Like

0 komentar

Total Tayangan Halaman