Kala Suami Menganggur, Istri Harus Apa?

08.05

Gambar: pixabay
Suami menganggur, apa yang harus dilakukan istri? Pertanyaan ini kerap kali menghinggapi otak saya yang notabene hanya seorang ibu rumah tangga tulen. Kerja sampingan ada, sih, tetapi hasilnya cukup untuk tambahan uang jajan anak saja hehe …. Mungkin bagi Emak yang bekerja di luar atau memiliki usaha mapan, suami menganggur bukan masalah besar. Emak masih bisa memperlakukan si dia seperti biasanya. Lalu apa kabar para emak seperti saya? Masih bisakah berlaku biasa-biasa saja, di tengah kondisi suami yang luar biasa? Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan istri ketika suami tengah menganggur.

1. Mempertebal Kesabaran
Melihat suami mondar-mandir di rumah tanpa melakukan aktivitas berarti, atau tidur sepanjang hari gara-gara tak punya pekerjaan terkadang membuat mata kita sepet, ya, Emak. Iya, maunya marah aja, kesel! Dalam kondisi seperti ini Emak wajib mempertebal kesabaran. Nikmati masa-masa tersebut sebagai bagian dari jalan hidup Emak. Berusahalah untuk menerima keadaan dan tetap berpikir positif. Ingat! Allah memberi cobaan kepada hamba-Nya karena Dia tahu umat-Nya kuat dan mampu memikul beban tersebut. Cobaan merupakan tanda sayang Allah pada kita.

2. Jaga Sikap, Jaga Lisan
Dalam situasi apapun, suami tetaplah kepala keluarga yang harus dihormati. Jangan hanya karena suami menganggur, kita jadi hilang rasa hormat dan bertindak semena-mena kepadanya. Tingkah laku dan perkataan kasar akan membuat suami merasa kian tertekan,  kehilangan harga diri, dan meruntuhkan kepercayaan dirinya. Jadi, hindari sindiran, marah-marah, serta kalimat bernada merendahkan.

3. Dukungan Penuh
Salah satu hal yang bisa membuat suami lebih kuat adalah dukungan dari sang istri. Ya, sebagian besar suami merasa tenang tatkala tulang rusuknya selalu berada di sisinya dalam suka maupun duka. Bersama-sama menghadapi situasi tersulit sekalipun. Berilah dukungan dan suntikan motivasi positif kepada suami kita, maka lihatlah! Ia bisa melakukan hal-hal di luar dugaan. Contohnya, suami yang tadinya hanya tidur-tiduran di rumah, berubah jadi semangat mencari dan memasukkan lamaran pekerjaan ke sana-sini.

4. Bantu Sekuat Tenaga
Emak, jangan cuma bisa menyalahkan suami saat dia kehilangan pekerjaan. Selain memberi dukungan penuh, sebagai istri kita juga tak boleh tinggal diam. Bantulah suami sekuat tenaga. Emak bisa mencoba minta izin untuk bekerja atau menggali potensi lain yang dimiliki suami. Misalnya, suami pandai melukis. Nah, usulkan padanya untuk menekuni kembali dunia lukis selama ia berada di rumah. Jika memungkinkan, bukalah usaha kecil-kecilan yang berhubungan dengan melukis, seperti jasa lukis gelas polos, atau membuat kerajinan botol kaca lukis untuk dijual, dan sebagainya.

5. Doa Setulus Hati
Doa dapat mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Mintalah kepada Allah agar suami kita dimudahkan dalam mencari pekerjaan dan secepatnya memperoleh kerja baru. Ikhtiar sudah, doa juga sudah. Tinggal pasrahkan kepada Allah Ta’ala, maka semua akan dapat dilalui dengan lebih ringan dan ikhlas.

Selain sikap istri yang harus dijaga saat menghadapi keadaan jobless suami, ada hal-hal yang juga harus dilakukan suami ketika tengah menganggur.

1.    Pantang Menyerah
Pantang menyerah merupakan sikap wajib bagi suami yang tengah dilanda krisis pekerjaan. Jangan loyo hanya karena kehilangan pekerjaan. Coba lihat di luar sana! Ada banyak orang yang mengalami nasib serupa, namun tetap tegar dan semangat mencari pekerjaan baru.

2.    Hindari Pelampiasan Pada Hal-hal Negatif
Jangan jadikan menganggur sebagai alasan untuk bertindak di luar batas. Melampiaskan rasa tertekan dengan melakukan kegiatan-kegiatan negatif, seperti minum miras, main kartu hingga larut malam, begadang sampai pagi, hingga menenggak obat-obatan terlarang. Hal itu tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik.

3.    Tetaplah Percaya Diri
Bangun rasa percaya diri. Jangan minder dengan istri dan keluarga besar. Abaikan ucapan bernada sinis dari lingkungan sekitar. Tetaplah menjadi pribadi yang positif dan optimis!

Tak dimungkiri menganggur membuat laki-laki lebih sensitif. Dukungan sangat dibutuhkan suami di masa-masa terpuruknya. Jangan biarkan hilangnya pekerjaan mengusik keharmonisan rumah tangga kita, ya, Emak. Tetaplah seiring sejalan. Yakin dan percaya, tatkala Allah menutup satu pintu rezeki, di saat bersamaan Dia juga membukakan sejuta pintu rezeki untuk suami kita. Siapkan diri untuk ikhtiar sungguh-sungguh dan senantiasa berdoa dengan tulus. Keep spirit!

Penulis: Dian Novandra

You Might Also Like

0 komentar

Total Tayangan Halaman