Mau Timun Tahan Lama, Tetap Fresh, dan Crispy? Lakukan 3 Langkah Sederhana Ini!

05.04

Gambar: pixabay
Sate tanpa acar rasanya kurang komplit, deh. Beberapa waktu lalu, saat sedang demam sate hari raya Idul Adha, saya berniat mempersiapkan acar sebagai pelengkap sate. Akhirnya cepat-cepat  bongkar kulkas. Duh, mendadak lemas lihat penampakan timun yang sudah kisut dan layu. Hikss …. Rasanya belum lama saya membelinya. Agak kecewa, sih, Mak. Yah, mau gimana lagi? Warung juga tutup karena masih dalam suasana lebaran qurban. Nah, biar Emak terhindar dari peristiwa timun keriput, lakukan langkah membuat si hijau tetap segar dan kriuk yang dilansir epicurious.com berikut ini.

1. Pastikan Timun dalam Kondisi Baik
Mentimun yang dapat disimpan dalam waktu cukup lama di kulkas adalah buah dengan kondisi masih baik. Tidak ada bagian lembek, kotoran, maupun jamur yang melekat di permukaannya. Bagaimana jika menemukan timun berjamur atau lembek? Sebaiknya buang bagian yang rusak tersebut dan konsumsilah segera.

2. Timun Harus Kering
Sebelum memasukkan timun ke kulkas, sebaiknya keringkan permukaan buah terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan agar timun tidak cepat busuk karena lembap. Setelah itu  barulah bungkus memakai tissu dan masukkan ke dalam plastik. Jangan menutup rapat kantong supaya sirkulasi udaranya tetap terjaga.

3. Hindari Freezer atau Bagian Kulkas yang Dingin
Emak tidak perlu menyimpan timun di freezer, pilih bagian kulkas lainnya yang tidak terlampau dingin. Cara ini mampu membuat timun segar serta awet sekitar semingguan.


Wow, ternyata mudah sekali menyimpan timun supaya tetap fresh, ya. Kalau begini membuat acar sebagai pelengkap sate pun akan lancar.

You Might Also Like

0 komentar

Total Tayangan Halaman