Gambar tema oleh Igniel

About me


Dian Novandra. Ibu dari dua buah hati, Raisya Kayla Askanah dan Faris Ar-Rahman.
Content writer
Blogger pemula

Laporkan Penyalahgunaan

Mengenal Yeti Nurmayati, Penulis Cerita Anak Produktif yang Kini Jadi Owner Aksana Publisher

Posting Komentar

profil biodata yeti nurmayati
Sumber foto: Facebook Yeti Nurmayati


Yeti Nurmayati membuktikan bahwa untuk memperoleh pencapaian gemilang, butuh proses, ketekunan, dan perjuangan. Mantan tenaga pengajar di STIKES Surya Mitra Husada Kediri ini adalah salah satu penulis yang memilih fokus pada cerita anak.

 

Meski terbilang baru menekuni dunia penulisan cerita anak serta artikel, prestasi dan karya yang ia telurkan bisa bikin penulis lain iri, deh. Kayak saya hahaha …. Iri banget kepengin seperti beliau. Eh, ngomong-ngomong ada yang belum kenal dengan sosok ibu dua anak kelahiran Tasikmalaya, 17 Januari 1982 ini? Yuk, kepoin hasil bincang-bincang saya beberapa waktu lalu bersama Mbak Yeti!

 

Mbak Yeti mulai menulis sejak kapan?

Sejak tahun 2017. Pertama kali ikut KMO yang gratis itu, maklum emak-emak, ada yang gratis ikutlah gabung. Saat itu, saya mulai dari nol besar. Dari KMO inilah saya sangat terobsesi untuk menjadi penulis buku. 

 

Lalu setelah KMO, saya mulai belajar membuat artikel di JA (Joeragan Artikel) dan tembus media online takaitu.com juga viva.com serta nulis.co.id. Lalu sambil belajar artikel, saya juga belajar menulis fiksi di fiction Class for beginner Cloverline Creative. Setelah itu, barulah belajar di Kelas Literasi Cerita Anak (KLCA) yang kini jadi Wonderland Family milik Kak Wulan Mulya Pratiwi.

 

Tulisan pertama yang dimuat di media?

Artikel sih, tentang tempat wisata di takaitu.com

 

Apakah sejak awal fokus menulis cerita anak? Atau pernah menulis karya lain (selain cerita anak-anak)?

Dulu pertama kali belajar, cerpen lalu artikel dan novel. Novelet Unpredictable Stories adalah salah satu karya saya bersama tujuh teman lainnya yang terbit sebagai ebook di Bhuana Sastra/ BIP. Setelah beberapa kali mencoba berbagai genre, saya jatuh cinta pada genre cerita anak. Mulailah fokus belajar cernak hingga kini.

 

Idenya biasanya dapat dari mana aja, nih?

Kalau ide cernak, banyaknya, sih, dari keseharian saya dengan anak atau pengalaman sewaktu kecil. Juga dari banyaknya baca buku anak.

 

Pernahkah tulisan Mbak Yeti Nurmayati ditolak penerbit? Ada enggak pengalaman penolakan yang paling nyesek?

Wah sering ditolak hehehe …. Yang paling nyesek itu jika digantung. Bagi saya, penolakan lebih baik daripada dikasih harapan, tapi ujung-ujungnya ditolak juga wkwk. Pernah naskah saya diterima kagak, ditolak enggak. Disuruh menunggu hingga bertahun-tahun. Akhirnya saya tarik saja.

 

Apakah suami dan anak-anak mendukung Mbak dalam berliterasi?

Suami saya tipikal yang membebaskan istrinya. Artinya terserah mau ngapain, yang penting tugas sebagai ibu dan istri terlaksana dengan baik. Jadi, sejauh ini dia cukup support. Kalau anak-anak so pasti mendukung. Mereka cukup menikmati kegiatan ibunya.

 

Bagaimana membagi waktu antara nulis dan keluarga?

Nah, ini. Kalau saya, sih, ada waktu nulis di jam tertentu. Misalnya sore hari 1 jam, sehabis subuh 1 jam. Lainnya, ya, urus keluarga. Namun, jika ada DL mepet, saya prioritaskan DL hehe.

 

Apa tips menulis ala Mbak Yeti supaya tetap produktif?

Tips menulis untuk penulis pemula: tentukan kecintaanmu pada genre tulisan apa dan fokuslah di sana. Sangatlah penting ketika kita harus menentukan kecintaan kita pada genre yang mana, agar lebih mudah menjalaninya dan maksimal hasilnya.

 

Tips produktif:

* Harus memiliki motivasi yang hebat;

* Memiliki impian yang muluk;

* Jangan baperan;

* Anggap diri sendiri adalah penulis hebat;

* Menulis harus dibiasakan, lama-lama makin menyenangkan.

 

Pamerin prestasi dan karyanya, dong! Hihihi ….

Wkwkwk pamer kesannya gimana gitu. Baru sedikit, sih. (Mbak Yeti yang ditanya malah malu-malu, coba gue langsung pamer wkwkwk *istigfar)

 

profil biodata yeti nurmayati penulis

Judul Buku dan Tahun Terbit:

1.         Antologi Petualangan Budi Pekerti (Elex Media Komputindo, 2017)

2.         Ciko Si Ayam Pemalas dan Tak Pandai Bersyukur (Penerbit Intishar, 2017)

3.         Antologi Untuk Hati yang Pernah Singgah (Hasil Sayembara Menulis) (Wahyu Qolbu, 2018)

4.         Antologi Me and My Pet (Hasil Sayembara Menulis) (Diva Press, 2018)

5.         Antologi Percayalah, Semua Akan Berakhir Indah (Hasil Sayembara Menulis)  (Penerbit Checklist, 2018)

6.         Antologi Ceria Ramadhan 1 (ZiyadBooks, 2018

7.         Antologi Semarak Idul Adha di 5 Benua (ZiyadBooks, 2018)

8.         Antologi 34 Cerita Asal Usul Nusantara (Elex Media Komputindo, 2018)

9.         Kisah Hebat Hewan Langka di Dunia (2018)

10.       Unpredictable Stories (Ebook BIP, 2018)

11.       Antologi Ceria Ramadhan 2 (ZiyadBooks, 2019)

12.       Cerita-cerita Sains Terbaik dari Hadis Nabi (2019)

13.       Cublek-Cublek Suweng (Kumpulan Cerita Permainan Tradisional 34 Provinsi) (Wahyumedia, 2019)

14.       Fabel Kepemimpinan (Keira Kids, 2019)

15.       Hai Apa Itu (Balai Bahasa Jawa Timur, Kemdikbud tahun 2019)

16.       Iyan Kesatria Jaranan (Balai Bahasa Jawa Timur, Kemdikbud tahun 2019)

17.       Balapan Sampah (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2019)

18.       Buku Aktivitas Anak Shaleh (BIP, 2020)

19.       Seri Masterkids (Meneladani Sifat dan Karakter Rasulullah Saw, 2020)

20.       Ebook Tradisi-tradisi Menyambut Bulan Ramadhan di Indonesia dan Dunia (Elex Media Komputindo, 2020)

 

Prestasi dalam dunia penulisan:

1.         Penulis Terpilih dalam Seleksi Penulis Bahan Bacaan Literasi Baca-Tulis dalam Rangka Gerakan Literasi Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019

2.         Juara harapan 1 Sayembara menulis cerita anak tema ‘Wonderful Cagar Budaya” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Wonderland Family.

3.         Penulis Komik Terbaik dalam sayembara Komik Hari Purbakala yang diselenggarakan oleh Kemdikbud dan Wonderland Family

4.         Penulis Naskah Terpilih dalam Sayembara Ensiklopedia Hari Purbakala yang diselenggarakan oleh Kemdikbud  dan Wonderland Family.

5.         Pemenang 2 kategori (Pramembaca dan Membaca Awal) Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi Se-Jawa Timur tahun 2019

6.         Juara 2 Lomba kisah Inspiratif nasional oleh penerbit Jejak Publisher

 

Mbak udah banyak banget pengalaman di bidang tulis menulis cerita anak, tertarik untuk buka kelas nulis enggak, sih? 

Udah buka ^^ Infonya bisa kepoin aja Facebook saya, Yeti Nurmayati. Kelas yang akan berlangsung adalah kelas novel anak bersama Mbak Alby Syafie dan kelas buku aktivitas anak bersama saya dan Mbak Ana Widyastuti. Nah, ada juga beberapa kelas yang sudah diselenggarakan beberapa waktu lalu yaitu, kelas fabel bersama Mbak Dwi Dira Rahmawati, serta kelas cerita anak. Alhamdulillah … semua agenda berjalan lancar ^^

 

Pengerjaan buku atau karya yang paling berkesan, adakah? Kalo ada kenapa sangat berkesan buat Mbak?

Karya yang paling berkesan adalah saat membuat buku anak untuk lomba GLN Jawa Timur. Saya waktu itu menulis tentang makanan onde-onde sebagai makanan khas dari Mojokerto tempat tinggal saya saat ini. Saya memakai tokoh Kera Warek (kera khas dari Trenggalek). Berkesan banget, karena tak menyangka disukai juri bahkan semua juri suka (5 juri) dan juara 1 sebagai buku bacaan anak kategori pramembaca.

 

Pernah jadi GW (ghost writer)? Kalo boleh tau bayarannya berapa untuk sekali tulis? (jika tidak berkenan membocorkan, kasih clue aja nolnya berapa heuheu)

Sejauh ini belum. Kalau ada yang mau GW sama saya, saya akan terima banget.

 

Kesimpulannya, untuk menjadi sosok penulis produktif seperti Yeti Nurmayati, kita harus menempa diri agar lebih disiplin, fokus kepada satu genre yang disukai supaya menulisnya lancar bebas hambatan, selalu pasang “radar” dan sigap menangkap ide yang beterbangan hehe …. Selain itu, jangan ragu belajar dari siapa pun, jangan baperan, dan pupuklah rasa percaya diri. Percaya kita bisa! Percaya kita mampu menjadi penulis hebat jika mau berusaha dan berjuang.


Dian Novandra
Hai, saya Dian Novandra. Ibu dari Raisya Kayla Askanah dan Faris Ar-Rahman. Senang menulis artikel dan cerita anak.
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email