Gambar tema oleh Igniel

About me


Dian Novandra. Ibu dari dua buah hati, Raisya Kayla Askanah dan Faris Ar-Rahman.
Content writer
Blogger pemula

Laporkan Penyalahgunaan

Kampanye #KejuAsliCheck: Tips Pilih Keju Cheddar Berkualitas

Posting Komentar

Bagaimana cara memilih keju cheddar #KejuAsliCheck yang tepat dan berkualitas? Bingung banget, dong! Apalagi sekarang ada banyak merk keju yang beredar di pasaran.   

Keju cheddar #KejuAsliCheck


Setiap ibu pasti ingin selalu memberikan yang terbaik bagi keluarga, terlebih si kecil. Hal ini dikarenakan nutrisi yang cukup akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak kian optimal. Bicara mengenai keju cheddar, anak saya suka banget bahan pangan ini. Terutama si sulung. Kalau sudah lihat keju kayak kalap gitu hehe .… Bisa dimakan enggak pakai apa-apa. Hanya keju saja, dijadikan semacam camilan.  

 

Apa itu Keju Cheddar?

Keju Cheddar

Keju cheddar adalah keju dari susu sapi yang telah melewati proses pasteurisasi atau pemanasan di bawah suhu 100 derajat celcius guna mematikan mikroba. Bahan pangan yang umumnya berwarna kuning pucat ini merupakan keju paling populer dan tertua di Inggris. Berasal dari Desa Cheddar, Somerset, Inggris, keju cheddar termasuk salah satu sumber vitamin K yang baik bagi kesehatan jantung serta tulang. Umumnya keju cheddar digunakan dalam  berbagai makanan seperti martabak, isian sandwich, roti bakar, minuman, dan sebagainya. 

 

Tips Memilih Keju Cheddar Tepat dan Berkualitas

Nah, dalam memilih bahan pangan termasuk keju cheddar, kita harus memastikan terlebih dahulu kandungan nutrisi dan komposisinya. Saya termasuk tipe ibu yang agak bawel urusan pilih memilih. Bukan sekadar melihat harga yang terjangkau, lebih penting adalah memastikan komposisi serta nutrisi di dalam bahan pangan tersebut. Lantas bagaimana memilih keju cheddar yang tepat?


1. Keju Cheddar Pada Urutan Pertama Komposisi

Beli keju cheddar wajib cek komposisinya, ya ^^

Keju cheddar asli menempatkan keju cheddar pada urutan pertama komposisinya  (bukan air, tepung, atau bahan lainnya). Seperti kita ketahui bahwa pada label komposisi, bahan yang berada di urutan pertama mempunyai kandungan paling banyak dalam produk olahan pangan tersebut.


2. Klaim Nutrisi Pada Kemasan

Nutrisi keju Kraft baik bagi kesehatan dan pertumbuhan ^^

Cermati pula klaim nutrisi yang terdapat pada kemasan. Keju kaya akan kalsium, protein, dan vitamin D. Selain itu, keju cheddar juga termasuk salah satu sumber energi yang tinggi kalori. Sangat cocok untuk si kecil yang notabene aktif bergerak tiap hari.

 

Keju Kraft dalam Kampanye #KejuAsliCheck

Kampanye #KejuAsliCheck merupakan inisiatif dari Kraft mengingat masih banyak ibu yang kurang memerhatikan label pangan sebelum membeli produk tertentu, termasuk keju cheddar.

 

Kampanye #KejuAsliCheck

Berdasarkan data survei yang dilakukan brand keju Kraft, terdapat 50% responden mengonsumsi keju setidaknya 1-7 kali setiap minggunya. Sayangnya, sebanyak 61% tidak mengetahui bahwa produk keju cheddar yang ada di pasaran tak semuanya berbahan utama keju cheddar.

 

Di samping itu, sebanyak 77% ibu mengatakan terbiasa melihat label pangan sebelum menentukan pilihan. Namun, masih ada 48% yang tidak tahu cara membaca susunan komposisi yang benar. Nah, fakta inilah yang mendasari Kraft menggencarkan kampanye keju cheddar #KejuAsliCheck yang sesuai dengan peraturan BPOM di mana komposisi bahan bakunya diurutkan mulai yang mempunyai kandungan tertinggi dan terakhir ialah yang paling rendah. Kampanye ini juga dilakukan guna mengedukasi para ibu agar lebih cermat dalam memilih produk olahan pangan yang tepat dengan cara melihat label pangan, mengecek kemasan, izin edar, juga tanggal kadaluwarsa.

 

Kenapa Pilih Keju Cheddar Kraft #KejuAsliCheck?

Faris ngemil keju juga ^^

Melihat kandungan nutrisi dan komposisinya, tak salah banyak yang memilih keju cheddar Kraft. Hal ini dikarenakan keju Kraft berbahan utama keju asli New Zealand lengkap dengan nutrisi calcimilk yang tinggi kalsium, protein, serta vitamin D. Keju Kraft juga mampu membantu memenuhi 30% kebutuhan kalsium harian, lo. Satu hal lagi yang terpenting adalah anak saya suka banget. Kalau saya sendiri senang dengan keju, tetapi enggak maniak. Eh, pas kemarin si kecil makan keju cheddar, kepengin juga sesekali mencicipi. Ternyata benar rasanya gurih banget. Keju Kraft juga tidak mengandung perisa tambahan. Pantesan si kecil doyan ngemil keju Kraft.

 

Kami dan Keju Kraft

Sebetulnya bukan hanya jadi camilan, keju cheddar Kraft juga sering kami kreasikan menjadi menu simpel seperti sandwich. Menu andalan yang mudah dibuat dan bergizi. Pas untuk sarapan atau bekal sekolah anak. Sandwich ala kami berbeda dengan lainnya. Hanya dua lembar roti tawar yang dioles mentega di semua sisinya kemudian panggang dengan teflon (jika tidak ada bisa memakai wajan biasa).

 

Sandwich telur keju


Tengahnya diisi telur dadar, keju parut, ditambah irisan tomat. Kadang juga dikasih mayones (seringnya enggak pakai). Sekali-kali kami tambah dengan potongan sosis juga, lo.

 

Jika bosan makan sandwich, saya membuatkan anak roti tawar plus isian keju cheddar parut. Anak-anak juga senang banget dengan menu ini. Sekali hap mau nambah terus. Apalagi kejunya itu keju Kraft #KejuAsliCheck yang gurih. Asal ngemil sehat, semua saya kasih buat anak.

 

Dian Novandra
Hai, saya Dian Novandra. Ibu dari Raisya Kayla Askanah dan Faris Ar-Rahman. Senang menulis artikel dan cerita anak.
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar